Banyak Kemudahan dan Manfaat dari QRIS, Ini Kata Kepala BI Sumbar Soal Kendala QRIS

Kepala BI Sumbar Endang Kurnia Saputra. (Foto: HALWA NADIYAH ROSADI)

PADANG (SumbarFokus)

Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam melakukan transaksi memberikan banyak kemudahan dan manfaat. QRIS memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran dengan cepat dan efisien hanya dengan memindai kode QR yang tersedia di toko atau tempat usaha. Selain itu, QRIS juga membantu dalam mempercepat proses checkout di kasir, mengurangi antrian, dan meningkatkan efisiensi operasional bagi para pedagang.

Bacaan Lainnya

Namun, dari banyaknya manfaat yang didapat, masih ada beberapa tantangan yang ditemui dalam penggunaan QRIS, seperti pada kasir-kasir yang tidak menerima transaksi dengan QRIS. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Endang Kurnia Saputra, Kamis (22/2/2024), di Kantor BI Sumbar.

“Salah satu tantangan terbesar pada kasir-kasir karena mereka maunya tunai. Mereka tidak menawarkan QRIS. Ini tantangan terberatnya,” terang Endang.

Dijelaskan Endang, selain faktor dari sisi kasir, ketersediaan sinyal juga sangat mempengaruhi dalam proses transaksi menggunakan QRIS. Kondisi sinyal yang buruk atau tidak stabil dapat menyebabkan transaksi terhambat atau bahkan gagal, mengakibatkan ketidaknyamanan bagi pelanggan dan pedagang.

“Selain kasir tadi, tantangan lainnya adalah sinyal. Jadi dari teknologi. Dari yang diluar Padang dan Bukittinggi itu sinyal masih banyak permasalahannya, jadi lama prosesnya,” sebutnya.

Selain itu, ada pandangan yang menyatakan bahwa QRIS dianggap mahal dan akan dikenakan biaya untuk transaksi di bawah Rp 100 ribu. Padahal, transaksi di bawah Rp100 ribu seharusnya tidak dikenai biaya (free of charge).

Persepsi ini timbul karena kurangnya pemahaman atau informasi yang tepat tentang aturan dan kebijakan yang berlaku untuk penggunaan QRIS.

“Jadi di Sumbar, bank dan BI bisa mendidik para tenaga-tenaga kasir yang memang menerima pembayaran. Kita rencana akan melakukan edukasi kepada mereka. Nantinya kasir akan kita didik di warung-warung, di toko-toko, di merchant juga, Saya mengimbau dan mengajak seluruh perbankan untuk bekerja sama dengan bank indonesia, misalnya dengan mengajak pasar-pasar dan toko-toko kecil untuk menggunakan QRIS,” ujar Endang. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait