PASAMAN BARAT (SumbarFokus)
Suasana kebersamaan dan kentalnya nilai adat mewarnai syukuran batagak kudo-kudo Masjid Multazam Istana Tuanku Bosa Kabuntaran Talu. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Gadang Tuanku Bosa, Kampung Koto Dalam, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (30/4/2026).
Bupati Pasaman Barat Yulianto hadir bersama jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yulianto didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Pasbar Getri Ardenis serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Pasbar Yudhinal Reviola. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh tokoh adat dan masyarakat Talu.
Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat dalam melestarikan adat dan budaya lokal, khususnya tradisi batagak kudo-kudo yang menjadi bagian dari pembangunan rumah ibadah.
Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya bersifat seremoni, tetapi memiliki makna penting dalam memperkuat silaturahmi dan karakter generasi muda.
“Adat bukan hanya warisan nenek moyang, tetapi juga menjadi identitas dan benteng bagi generasi muda agar tetap mengenal serta menghargai nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Dia menambahkan, kekompakan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung Program Sekolah Rakyat, inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial yang bertujuan memberikan akses pendidikan gratis untuk memutus rantai kemiskinan. Ia berharap program tersebut mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat di Pasaman Barat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






