PESISIR SELATAN (SumbarFokus)
Kondisi Sungai Batang Lumpo menjadi perhatian warga Nagari Ampuan Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka meminta pemerintah melakukan perbaikan dan penanganan sungai tersebut untuk mengurangi ancaman bencana yang dapat berdampak pada permukiman dan keselamatan masyarakat.
Aspirasi itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Sumbar Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana yang digelar Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Doni Harsiva Yandra di Heler TEJA, Nagari Ampuan Lumpo, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 warga tersebut tidak hanya membahas pemahaman mengenai penanggulangan bencana, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Dalam penyampaian aspirasi, sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi ancaman dari aliran Sungai Batang Lumpo. Mereka berharap ada penanganan konkret dari pemerintah agar risiko bencana dapat dikurangi.
Warga juga meminta persoalan tersebut ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait. Penanganan infrastruktur sungai dinilai perlu menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko bencana, selain meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Sementara itu, sosialisasi Perda memberikan pemahaman kepada peserta mengenai tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Doni menempatkan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko bencana dan mendorong keterlibatan berbagai unsur dalam membangun kesiapsiagaan di daerah.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





