DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan, Alih Fungsi Lahan dan Sampah Jadi Sorotan

Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mengubah perilaku yang berpotensi memicu kerusakan alam. (Foto: DPRD Sumbar/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mengubah perilaku yang berpotensi memicu kerusakan alam. Perencanaan pembangunan harus memperhatikan daya dukung lingkungan agar tidak menimbulkan persoalan baru, seperti banjir dan tanah longsor.

Ajakan tersebut disampaikan Muhidi dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), Sabtu (7/11/2026).

“Apapun yang kita lakukan, termasuk membangun daerah, harus mengutamakan perencanaan lingkungan. Jangan sampai kawasan yang seharusnya menjadi daerah aliran sungai atau kawasan resapan justru dibangun rumah, kemudian ketika terjadi banjir kita menyalahkan hujan,” tegas Muhidi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, memiliki kerawanan bencana, mulai dari gempa bumi, banjir hingga tanah longsor. Kondisi geografis yang berdekatan dengan sungai dan laut menuntut masyarakat lebih bijak dalam menjaga lingkungan.

Muhidi juga menyoroti kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air dan memperburuk risiko banjir. Dia meminta masyarakat membangun budaya hidup bersih dan tertib dalam mengelola sampah.

“Kita harus membiasakan hidup tertib, membuang sampah pada tempatnya, serta bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan sampai setelah terjadi banjir kita saling menyalahkan, padahal perilaku kita sendiri ikut berkontribusi terhadap persoalan tersebut,” ujarnya.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait