Inflasi Sumbar Turun ke 3,50 Persen, Harga Pangan Masih Jadi Perhatian

Inflasi tahunan Sumatera Barat terus melandai dan kembali berada dalam sasaran nasional. Namun, kenaikan harga pangan pada September 2026 ini masih perlu diantisipasi, terutama cabai merah. (Foto: SISCA OKTRI SANTI/SumbarFokus.com)

Dari sisi produksi lokal, pasokan cabai masih ditopang aktivitas panen sejumlah kelompok tani. Kelompok Tani Sumber Rezeki di Kabupaten Solok melakukan panen kelima pada 2 Oktober 2026 dengan hasil 40 kilogram dari lahan 500 meter persegi.

Kelompok Tani Alam Berkah melakukan panen kesembilan pada 28 September dengan hasil 150 kilogram dari lahan 2.000 meter persegi. Sementara, Kelompok Tani Merapi Millennial di Kabupaten Agam melakukan panen ke-15 pada 21 September dengan hasil 86 kilogram dari lahan 0,13 hektare.

Pasokan juga diperkuat cabai dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Meski pasokan cabai Jawa varietas TKX yang menjadi cabai konsumsi utama di Kota Padang relatif terbatas, kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi melalui varietas lain.

Cabai Kerinci mengalami kenaikan harga seiring tingginya permintaan dari Sumatera Utara dan Pekanbaru. Sementara varietas Imperial, TW, CMK, dan NVI dari Jawa Timur dan Jawa Tengah turut membantu menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan cabai merah di pasar.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pengamatan TPID di lapangan, stok cabai merah di sentra produksi, termasuk Alahan Panjang, Kabupaten Solok, cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Masuknya pasokan cabai merah dari Jawa Tengah turut menambah ketersediaan di pasar.

Ke depan, inflasi Sumbar diprakirakan tetap berada dalam rentang sasaran nasional 2,5±1 persen. Namun, BI Sumbar tetap mencermati sejumlah risiko, mulai dari kenaikan harga pangan dan energi global, gangguan produksi akibat cuaca ekstrem dan bencana alam, hambatan distribusi antardaerah, disparitas harga, hingga tekanan nilai tukar rupiah yang dapat meningkatkan biaya produksi dan _imported inflation_.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait