Mitigasi Bencana Lewat Penghijauan, Galapagos Targetkan 60 Ribu Pohon di Hulu Padang

Perkumpulan Galapagos Lestari Indonesia memulai Festival Tanam Hulu melalui penanaman perdana di kawasan Guo, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, Rabu (9/9/2026). (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Perkumpulan Galapagos Lestari Indonesia memulai Festival Tanam Hulu melalui penanaman perdana di kawasan Guo, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, Rabu (9/9/2026). Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji sekaligus mengurangi risiko bencana.

Festival Tanam Hulu dirancang berlangsung sekitar 30 minggu atau tujuh bulan dengan melibatkan pemerintah, akademisi, perguruan tinggi, organisasi non-pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ketua Perkumpulan Galapagos Lestari Indonesia, Hendra Amriz, mengatakan program tersebut menargetkan penanaman sedikitnya 60 ribu bibit yang terdiri dari tanaman hutan, agroforestri, bambu, dan vegetasi pengikat tanah.

Bacaan Lainnya

“Festival Tanam Hulu ini merupakan kegiatan multi-event yang berlangsung sekitar 30 minggu atau tujuh bulan. Program ini didukung klaster konsolidasi, edukasi, dan kompetisi yang saling berkaitan,” ujar Hendra.

Menurutnya, setiap pohon dan bambu yang ditanam akan dilengkapi teknologi geotagging sehingga pertumbuhan dan keberadaannya dapat dipantau serta dievaluasi.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan pengurangan risiko bencana di Kota Padang tidak cukup hanya dilakukan melalui normalisasi sungai. Kondisi kawasan hulu juga harus diperkuat melalui penghijauan.

“Kita akan melakukan penanaman pohon secara besar-besaran di kawasan hulu Kota Padang, khususnya di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh. Kawasan ini sangat penting karena berpengaruh terhadap kondisi lingkungan dan kebencanaan di Kota Padang,” ujar Andre.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait