Pemkab Pasbar Dukung Kepengurusan Baru IDI, Perkuat Kolaborasi Pelayanan Kesehatan

Kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pasaman Barat periode 2026-2029. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

Harlina juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelayanan medis. Menurutnya, pasien yang datang berobat umumnya dalam kondisi cemas dan membutuhkan rasa aman selain penanganan medis.

“Tatapan mata yang menenangkan, tutur kata yang lembut, serta ketulusan untuk mendengarkan keluhan pasien dapat memberikan ketenangan sebelum tindakan medis dilakukan. Keramahan dan kelembutan dokter memiliki arti penting bagi pasien,” katanya.

Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya informasi kesehatan di internet, peran dokter dinilai tetap tidak tergantikan. Komunikasi langsung dokter dan pasien memberikan rasa tenang serta membangun kepercayaan dalam proses pengobatan.

“Atas nama pemerintah daerah dan secara pribadi, saya menyampaikan apresiasi kepada dokter-dokter Pasaman Barat atas ketulusan dalam mengabdi. Kemuliaan profesi dokter tidak dapat dinilai dengan materi. Semoga setiap pengabdian menjadi amal yang mendapat balasan berlipat ganda,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Pasaman Barat periode 2026-2029, Heru Widyawarman, mengatakan amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab sekaligus panggilan untuk memperkuat pengabdian dokter kepada masyarakat.

Dia menyebut sejumlah tantangan kesehatan di Pasaman Barat masih membutuhkan perhatian bersama, seperti penyakit tropis, jarak tempuh masyarakat menuju fasilitas kesehatan, keterbatasan transportasi, hingga tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Di sisi lain, Pasaman Barat memiliki banyak dokter dengan kompetensi baik. Karena itu, IDI akan mendorong penguatan kapasitas melalui pendidikan kedokteran berkelanjutan, peningkatan kualitas pelayanan, serta keterlibatan dokter secara langsung di tengah masyarakat.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait