Kegiatan bernuansa pemberdayaan yang berlangsung selama dua hari, yakni 19 hingga 20 Agustus 2026 ini dibuka langsung oleh Wali Kota dengan didampingi Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, serta jajaran pejabat pemko. Momen ini menjadi pijakan penting pengintegrasian fitur pendataan masyarakat ke dalam ekosistem digital PAPAGO.
Dalam arahan strategisnya, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan betapa krusialnya akurasi data berbasis keluarga yang dihimpun dari lapangan. Data yang valid dan akurat merupakan fondasi utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program dan kebijakan publik yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.
Hendri mengimbau agar para kader Dasawisma yang menjadi garda terdepan tidak memandang proses digitalisasi sebagai sebuah beban yang rumit. Sebaliknya, penggunaan aplikasi PAPAGO harus dipandang sebagai alat bantu modern yang akan membuat pekerjaan pendataan keluarga menjadi lebih efisien, terstruktur, dan rapi.
Senada dengan Wali Kota, Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, turut memberikan motivasi mendalam kepada para kader. Maria mengimbau agar seluruh kader PKK dan Dasawisma tidak ragu untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital demi meningkatkan efisiensi kinerja Dasawisma di lapangan.
Maria juga mengingatkan bahwa keberadaan gerakan Dasawisma bukan semata-mata wadah perlombaan tahunan, melainkan memiliki peran mendasar dalam memperkuat ketahanan keluarga. Lewat pendataan berbasis digital yang akurat, pengawasan terhadap tumbuh kembang anak sebagai investasi masa depan daerah dapat dilakukan secara lebih optimal.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





