“Dunia hari ini terus berubah. Karena itu, pendidikan harus kita perkuat. Mulai dari kepala sekolah, guru, sampai anak-anak sekolah harus dipersiapkan agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” katanya.
Selain pendidikan, Muhidi menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat, terutama pelaku UMKM. Menurut dia, kemauan untuk berusaha perlu diikuti pengetahuan, keterampilan dan pelatihan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang.
“Kita harus masuk dengan bimbingan dan pelatihan. UMKM harus kita dorong agar usahanya berkembang lebih baik, mampu membaca peluang dan tidak berhenti pada usaha yang berjalan seadanya,” ungkapnya.
Muhidi juga mengajak masyarakat membangun budaya belajar dan tidak ragu mengambil pengalaman dari orang lain yang telah lebih dahulu berhasil.
Menurut dia, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan modal. Kemauan untuk belajar, membangun jaringan dan berada di lingkungan yang positif juga menjadi bagian penting dalam mengembangkan diri maupun usaha.
“Kalau ingin sukses, carilah kawan yang sudah sukses. Bukan untuk sekadar ikut menikmati keberhasilannya, tetapi untuk belajar bagaimana mereka bisa sampai di titik itu. Dari sana kita bisa mendapatkan pengalaman sekaligus motivasi,” tuturnya.
Dia berharap kegiatan reses tersebut tidak berhenti sebagai forum penyampaian aspirasi, tetapi menjadi awal untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Muhidi menekankan, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat. Komunikasi yang terbuka serta aspirasi yang disampaikan secara langsung diharapkan dapat membuat kebijakan pembangunan semakin dekat dengan kebutuhan warga.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





