Seabad Gempa 1926 Jadi Titik Balik, PJKIP dan DPRD Dorong Padang Panjang Bangun Budaya Siaga Bencana

Seminar dibuka Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis dan dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, unsur Forkopimda, anggota DPRD, akademisi, narasumber dari dalam dan luar negeri, organisasi profesi, pegiat kebencanaan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

Menurut dia, seminar internasional tersebut merupakan puncak rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dua Focus Group Discussion (FGD) bersama para pakar lintas disiplin. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan, pendidikan kebencanaan, penguatan kapasitas masyarakat, hingga perencanaan kota yang adaptif terhadap ancaman bencana.

“Gempa tahun 1926 telah mengajarkan kita arti kehilangan. Seratus tahun kemudian, mari kita buktikan bahwa kita telah belajar. Dari kota yang pernah dilanda bencana, Padang Panjang harus bangkit menjadi contoh dunia sebagai Kota Siaga Bencana,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Imbral, menegaskan DPRD siap mendukung upaya pengurangan risiko bencana melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Bencana memang tidak bisa dicegah, tetapi dampaknya dapat diminimalkan jika mitigasi sudah menjadi budaya sehari-hari. Kami di DPRD berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran yang berpihak pada keselamatan warga,” katanya.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, DPRD akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang mendukung edukasi kebencanaan, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana.

Menurut Imbral, kolaborasi pemerintah, DPRD, akademisi, media, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci membangun Padang Panjang sebagai kota yang tangguh terhadap bencana. Karena itu, refleksi satu abad Gempa Padang Panjang 1926 diharapkan tidak hanya menjadi agenda mengenang sejarah, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dalam memperkuat budaya mitigasi bencana.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait