Tim Riset FPP UNP Hilirisasi Batik Sumbar Jadi Fashion Siap Pakai untuk Pasar Global

Tim riset Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Universitas Negeri Padang (UNP) membantu pelaku UMKM mengembangkan batik Sumatera Barat menjadi produk fashion ready-to-wear atau siap pakai yang memiliki nilai tambah dan daya saing di tingkat nasional hingga internasional. (Foto: UNP/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Tim riset Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Universitas Negeri Padang (UNP) membantu pelaku UMKM mengembangkan batik Sumatera Barat menjadi produk fashion ready-to-wear atau siap pakai yang memiliki nilai tambah dan daya saing di tingkat nasional hingga internasional.

Pengembangan tersebut merupakan bagian dari Program Hilirisasi Riset Strategis Skema Pengujian Produk Tahun 2026 melalui penelitian berjudul ā€œHilirisasi dan Standardisasi Produksi Fashion Ready-to-Wear Batik Sumatera Barat, IKM untuk Daya Saing Global.ā€

Penelitian diketuai Prof. Agusti Efi, dengan anggota Dr. Weni Nelmira, Dr. Yulia Aryati, Dr. Ilham Zami, dan Weria Hendri.

Bacaan Lainnya

Salah satu tahapan penelitian dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema ā€œMencari Identitas Batik Minangkabau: Dekonstruksi Visual dan Reinterpretasi Khazanah Rupa Tradisiā€ di Ruang Senat FPP UNP, Senin (31/8/2026). FGD diikuti pelaku UMKM, praktisi batik Minangkabau, unsur pemerintah, dan pemerhati kebudayaan Sumatera Barat.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Inovasi UNP Prof. Anni Faridah mengatakan, pengembangan tersebut diharapkan menghasilkan batik khas Sumatera Barat yang dapat digunakan secara luas hingga pasar internasional.

ā€œDengan kegiatan ini kita dapat menghasilkan batik khas Sumatera Barat yang terpakai nasional maupun internasional. Kita berharap di situ ada batiknya Minangkabau,ā€ kata Anni, Senin (31/8/2026).

Menurut dia, kebutuhan pasar mancanegara perlu menjadi pertimbangan dalam pengembangan batik Sumatera Barat tanpa menghilangkan karakter daerah. Identitas lokal justru dinilai dapat menjadi kekuatan untuk membawa produk budaya Sumatera Barat ke pasar global.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait