Tim Riset FPP UNP Hilirisasi Batik Sumbar Jadi Fashion Siap Pakai untuk Pasar Global

Tim riset Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Universitas Negeri Padang (UNP) membantu pelaku UMKM mengembangkan batik Sumatera Barat menjadi produk fashion ready-to-wear atau siap pakai yang memiliki nilai tambah dan daya saing di tingkat nasional hingga internasional. (Foto: UNP/SumbarFokus.com)

Dekan FPP UNP Prof. Asmar Yulastri mengatakan, batik tidak hanya menjadi produk sandang, tetapi juga karya seni dan bagian dari identitas budaya. Sumatera Barat memiliki kekayaan tradisi dan motif dari berbagai daerah yang dapat dikembangkan menjadi karakter batik Minangkabau.

ā€œSelain aspek identitas dan kekayaan budaya, pengembangan batik juga perlu memperhatikan inovasi dan kreativitas, aspek ekonomi dan keberlanjutan, serta regenerasi agar batik tetap dapat dilestarikan,ā€ ujarnya.

Ketua LPPM UNP Prof. Anton Komaini menyampaikan apresiasi terhadap tim riset yang memperoleh pendanaan hibah untuk penelitian tersebut. Penelitian dilaksanakan selama dua tahun dan dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui program hilirisasi karena FPP banyak menghasilkan produk yang memiliki keterpakaian tinggi di masyarakat.

ā€œFPP banyak melahirkan produk keterpakaian di masyarakat tinggi sehingga dominan memperoleh pendanaan di kementerian. Melalui kegiatan ini FPP mampu menjadi pionir untuk mengembangkan UMKM di bidang ini,ā€ jelas Anton.

Bacaan Lainnya

Ketua Pelaksana FGD Dr. Ilham Zami mengatakan, forum tersebut menjadi bagian dari upaya menggali identitas batik Minangkabau sebagai dasar pengembangan fashion ready-to-wear. FGD menghadirkan Dr. Komarudin Kudiya sebagai pakar batik dari ISI Bandung, Prof. Herwandi dari Universitas Andalas, serta Dr. Hj. Lisda Hendra Joni.

Hasil pembahasan FGD diharapkan menjadi bagian dari proses hilirisasi dan standardisasi produksi fashion ready-to-wear batik Sumatera Barat agar memiliki nilai tambah sekaligus mampu bersaing di pasar global. (000/unp)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait