PURBALINGGA (SumbarFokus)
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga memanfaatkan potensi alam lokal dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Misdi di Desa Krangean Kecamatan Kertanegara, Minggu (3/5/2026).
Material bambu yang banyak tumbuh di sekitar desa digunakan sebagai rangka atap rumah. Bambu tersebut dipotong, diangkut, dan dirangkai langsung di lokasi pembangunan.
Di lapangan, Satgas TMMD bersama warga terlihat bergotong royong mengerjakan rangka atap, mulai dari pengukuran, perautan, hingga pemasangan bambu.
Pemanfaatan bahan alami tersebut dinilai efektif karena mudah didapat serta memiliki kekuatan yang cukup untuk konstruksi jika diolah dengan tepat.
Anggota Satgas TMMD Kodim 0702/Purbalingga Sertu Riyadi mengatakan penggunaan bambu menjadi solusi yang efisien dalam pembangunan.
āPotensi alam di sini sangat mendukung. Bambu banyak, kelapa juga ada. Jadi kita manfaatkan untuk pembangunan, apalagi untuk rangka atap seperti ini cukup kuat dan efisien,ā ujarnya.
Dia menambahkan, keterlibatan warga dalam proses pembangunan menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD.
Di lokasi, warga terlihat berbagi peran, mulai dari mengambil bambu di kebun, mengangkut material, hingga merangkai rangka atap di atas bangunan.
Program RTLH dalam TMMD tidak hanya memanfaatkan sumber daya yang tersedia, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Pembangunan rumah tersebut diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak dan aman bagi Misdi dan keluarganya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






