SEMARANG (SumbarFokus)
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, resmi dimulai. Dimulainya program tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama dan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD serta perwakilan masyarakat.
Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor.
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho mengatakan, TMMD merupakan program terpadu yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
โMelalui TMMD ini, TNI bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen menghadirkan karya nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif seluruh pihak,โ ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan pelaksanaan TMMD sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga masyarakat yang terlibat langsung dalam setiap tahapan pembangunan.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kontribusi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Dia menilai kolaborasi yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





