Wabup Risnawanto dan Ketua DPRD Pasbar Hadiri Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-116 Tahun 2024

Wakil Bupati Risnawanto bersama Ketua DPRD Pasaman Barat, saat menghadiri kegiatan Peringatan Bakti Dokter Indonesia di Nagari Limau Puruik Kecamatan Kinali, Sabtu (18/5/2024). (Foto: Pemkab Pasaman Barat/SumbarFokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Wakil Bupati Risnawanto membuka kegiatan peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-116 Tahun 2024, di Kabupaten Pasaman Barat, yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Jorong Limau Puruik, Nagari Limau Puruik, Kecamatan Kinali, Sabtu (18/5/2024).

Bacaan Lainnya

Kegiatan itu mengusung tema “Sinergi Kolaborasi Untuk Negeri”, yang dihadiri oleh
Ketua DPRD Pasaman Barat Eriato, Ketua TP PKK Ny. Titi Hamsuardi, Wakil Ketua DPRD Daliyus K, dan anggota DPRD Ali Nasir, Kepala Dinas Kesehatan Hajran Huda, dan stakeholder terkait lainnya.

Berbagai macam kegiatan dilaksanakan dalam mengisi sejumlah kegiatan peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-116 tahun 2024, mulai dari senam sehat, pemeriksaan skrining penyakit tidak menular, pengobatan gratis dengan para dokter spesialis, sunatan massal, donor darah dari PMI Pasaman Barat, dan pelayanan mobile BPJS.

Wakil Bupati Risnawanto dalam sambutannya mengatakan, dokter merupakan profesi yang sangat mulia karena menyangkut dengan kesehatan dan sangat dibutuhkan pelayanannya di tengah-tengah masyarakat. Untuk membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasaman Barat, Pemerintah Daerah memiliki program unggulan dibidang kesehatan yaitu Universal Health Coverage (UHC) atau berobat gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Pasaman Barat.

Atas nama Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan pelayanan kesehatan ini, yang mana selama ini masyarakat berobat ke Puskesmas, RSUD atau Puskesmas Pembantu.

“Masyarakat Pasaman Barat, khususnya Kecamatan Kinali dapat merasakan pelayanan kesehatan secara gratis lebih dekat, dikarenakan adanya kerja sama antara Pemerintah Daerah, BPJS, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atau orang yang memberikan pelayanan kesehatan dan lainnya,” jelasnya.

Ia juga berharap kegiatan itu bisa dilaksanakan di setiap Kecamatan di Pasaman Barat, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat serta dapat meratakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bagus, memberikan pelayanan langsung di tengah-tengah masyarakat dan manfaatnya juga langsung dirasakan oleh masyarakat, tentunya lebih cepat dan maksimal hasil yang diperoleh, terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh para dokter-dokter yang mengabdi di Kabupaten Pasaman Barat.

“Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sini seperti pengobatan gratis dengan menghadirkan dokter spesialis, sunatan massal dan lainnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pemeriksaan kesehatannya,” tuturnya

Ia berharap sebanyak 173 dokter yang ada di Kabupaten Pasaman Barat dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal dan program unggulan Pasaman Barat di bidang kesehatan dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua IDI Pasaman Barat dr. Okta Hermoniza menjelaskan, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dapat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pengobatan secara gratis dengan menghadirkan dokter spesialis yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk konsultasi tentang penyakit dan masalah kesehatan lainnya.

“Kegiatan ini harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat, karena momen ini tidak dilaksanakan setiap hari,” sebutnya.

Disamping itu, Ketua Pelaksana Kegiatan dr. Widodo menjelaskan, peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-116  jatuh pada tanggal 20 Mei 2024, dengan melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial di Kabupaten/Kota yang ada di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan ini adalah untuk melakukan grading dan kampanye positif tentang IDI yang selalu hadir bersama rakyat Indonesia, bersinergi dengan program pemerintah dan masyarakat setempat dalam upaya membangun gerakan preventif dan promosi yang berkesinambungan.

“Baik dalam bidang penyakit menular dan juga penyakit tidak menular, serta melakukan pelayanan sebagai wujud bakti dokter kepada rakyat Indonesia yang diimplementasikan dalam satu giat pengobatan gratis dengan dokter spesialis, sunatan masal, skrining penyakit tidak menular (PTM) serta senam Germas yang sudah dilaksanakan pagi tadi,” jelasnya.

Ia menegaskan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia Indonesia untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional Indonesia dan mempersiapkan generasi emas Indonesia. (018)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait