“Buyback itu sebetulnya proses yang normal. Kalau kita melihat saham kita terlalu rendah, tentu pasti kita ambil. Sayang kan daripada investasi di tempat lain, lebih baik kita investasi dengan saham kita sendiri,” jelas Dony.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu menilai penguatan pasar modal perlu diikuti pertumbuhan sektor riil. Menurut dia, sektor perumahan memiliki efek berganda yang besar bagi perekonomian nasional.
Dengan penguatan IHSG dan rupiah, Danantara optimistis arus investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, akan terus terjaga sepanjang tahun ini.
“Kalau barang bagus, tentu sayang kalau tidak kita optimalkan,” pungkas Dony. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





