“Fundamental yang kuat akan membuat kita lebih siap menghadapi dinamika pasar. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan distributor harus terus diperkuat,” katanya.
Pri menyebut distributor sebagai ujung tombak dalam memastikan produk hadir di pasar, memenuhi kebutuhan pelanggan secara cepat sekaligus mempertahankan posisi merek di tengah persaingan.
Distributor Summit AP 1 juga dihadiri Group Head of Retail Sales SIG Giri Prabowo. Dia menilai memenangkan persaingan tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi membutuhkan ekosistem bisnis yang solid bersama distributor.
“Pertumbuhan yang konsisten membutuhkan fundamental yang kuat. Karena itu, aspek pasar, infrastruktur, legal, organisasi, dan keuangan harus menjadi perhatian bersama,” kata Giri.
Menurut Giri, industri semen saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain persaingan antarbrand, perubahan perilaku konsumen, dinamika pembangunan dan infrastruktur, efisiensi biaya hingga kemampuan mempertahankan loyalitas pelanggan turut memengaruhi persaingan pasar.
Karena itu, distributor didorong tidak hanya mengejar penjualan, tetapi juga memperkuat pengelolaan pasar, meningkatkan pelayanan serta memastikan ketersediaan produk hingga tingkat toko.
Penguatan fundamental bisnis itu dirumuskan melalui lima aspek, yakni Pasar, Infrastruktur, Legal, Organisasi dan Keuangan (PILOK). Kerangka tersebut diarahkan untuk membangun pertumbuhan bisnis yang sehat, efisien dan berkelanjutan.
Di Area Penjualan 1, PT Semen Padang mengelola portofolio merek SIG yang mencakup Semen Padang, Semen Andalas, Dynamix dan Semen Merdeka.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





