Preservasi Jalan Nasional Padang—Painan Disorot, Baru Ditambal Sudah Kembali Berlubang

Kondisi Jalan Lintas Nasional Padang—Painan tepatnya di Nagari Barung—Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, yang kembali mengalami kerusakan setelah di preservasi baru-baru ini. (Foto: FAHMI YUHENDRA/Sumbarfokus.com)

PESISIR SELATAN (SumbarFokus)

Kondisi sejumlah titik Jalan Nasional Padang—Painan di wilayah Kecamatan IX Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali menjadi sorotan. Belum genap beberapa minggu setelah dilakukan penanganan berupa tambal sulam, sebagian permukaan jalan dilaporkan kembali retak, terkelupas, bahkan berlubang.

Pantauan pada Senin (24/8/2026) menunjukkan, sejumlah titik bekas penambalan mulai mengalami kerusakan. Material aspal tampak terlepas dan sebagian permukaan mengalami amblas sehingga menyisakan lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Sejumlah pengendara mengaku harus meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi titik-titik tersebut, terutama pada malam hari dan saat hujan ketika lubang tertutup genangan air.

Bacaan Lainnya

“Baru sekitar dua-tiga minggu lalu ditambal, sekarang sudah berlubang lagi. Kalau malam atau hujan, cukup berbahaya karena lubangnya tidak terlihat jelas,” ujar Ari (38), salah seorang pengendara yang rutin melintasi jalur tersebut.

Keluhan serupa disampaikan Herman (45). Menurutnya, jalan nasional yang menjadi jalur utama Padang-Painan, seharusnya mendapatkan penanganan dengan standar kualitas yang memadai.

“Ini jalan nasional dan anggaran yang digunakan tentu uang negara. Kalau baru diperbaiki kemudian cepat rusak lagi, jangan sampai masyarakat hanya melihat pekerjaan tambal sulam tanpa mendapatkan kualitas jalan yang benar-benar bertahan,” katanya.

Sementara, Kasatker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Sumatera Barat (Sumbar) Masudi mengatakan, penanganan jalan tersebut merupakan pekerjaan sementara. Penutupan lubang dilakukan terlebih dahulu karena kondisi jalan dinilai dapat membahayakan pengguna jalan.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait