Tak Menyerah Saat Omzet Turun, Goreng Baluik Payakumbuh Kini Kian Berkembang

Rumah makan yang didirikan Alif Ahmad tersebut genap berusia dua tahun pada Minggu (23/8/2026). (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Tidak semua perjalanan usaha berjalan mulus sejak awal. Ada masa ketika pelanggan datang silih berganti dan omzet meningkat, tetapi ada pula saat pemasukan turun hingga menguji keputusan untuk bertahan.

Hal itu pula yang dialami Rumah Makan Goreng Baluik Payakumbuh di Jalan Bypass KM 21, Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Rumah makan yang didirikan Alif Ahmad tersebut genap berusia dua tahun pada Minggu (23/8/2026). Berdiri sejak 23 Agustus 2024, usaha itu kini memasuki tahun ketiga dengan perkembangan yang kembali positif.

Sebelum membuka rumah makan, Alif lebih dulu menjalankan usaha catering melalui Sakato Kuliner. Dari pengalaman tersebut, muncul keinginan untuk membangun rumah makan dengan menu yang lebih spesifik dan memiliki ciri khas.

“Awalnya saya tidak langsung berpikir untuk membuka rumah makan. Sebelumnya saya memang sudah menjalankan usaha catering di bawah bendera Sakato Kuliner. Dari pengalaman itulah kemudian muncul keinginan untuk memiliki rumah makan yang lebih spesifik dan punya ciri khas sendiri,” ujar Alif.

Pada awal berdiri, Rumah Makan Goreng Baluik Payakumbuh mengandalkan sejumlah menu, seperti goreng baluik atau belut, goreng ikan puyu, goreng ikan gabus dan ayam goreng.

Seiring berkembangnya usaha, pilihan menu juga semakin beragam. Pelanggan kini dapat menikmati gulai cincang, gulai ikan salai, gulai telur, sampadeh patin hingga nila goreng.

“Menu terus kami kembangkan. Kami melihat apa yang dibutuhkan dan disukai pelanggan. Jadi bukan hanya goreng baluik, sekarang sudah ada berbagai menu lainnya,” katanya.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait