PURBALINGGA (SumbarFokus)
Jembatan penghubung di Dusun Batur, Desa Krangean, yang selama ini sempit dan rawan dilintasi, kini mulai diperbaiki melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, Minggu (26/4/2026).
Jembatan tersebut selama bertahun-tahun menjadi akses utama warga, namun kondisinya terbatas. Lebarnya hanya cukup untuk satu kendaraan, sehingga setiap kali berpapasan, pengguna jalan harus bergantian melintas. Kondisi itu kerap memicu antrean, terutama pada jam sibuk.
Seorang warga menyebut, keterbatasan jembatan membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman.
“Dulu kalau mau lewat, rasanya deg-degan. Apalagi kalau sudah ada motor atau mobil dari arah seberang. Pasti harus berhenti dulu, tidak bisa saling mendahului. Sekarang, dengan adanya pelebaran ini, kami sangat bersyukur. Ke depan, perjalanan kami tidak akan sesulit dulu,” ujarnya.
Selain sempit, kondisi fisik jembatan juga dinilai sudah tidak layak. Struktur yang menua menimbulkan kekhawatiran, terutama saat dilintasi kendaraan bermuatan berat.
Melalui program TMMD, jembatan tersebut tidak hanya dilebarkan, tetapi juga dibangun ulang dengan konstruksi yang lebih kokoh. Material yang digunakan dirancang mampu menahan beban lebih besar, sehingga diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.
Pengerjaan yang telah dimulai disambut antusias warga. Mereka berharap pembangunan dapat segera rampung agar akses antarwilayah menjadi lebih lancar.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai dikerjakan. Kami warga Dusun Batur mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas adanya program TMMD di desa kami. Semoga jembatan ini cepat selesai dan bermanfaat untuk semua,” tutur warga.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






