PARIAMAN (SumbarFokus)
Tim Direktorat Sekolah Dasar (Dit SD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia yang diketuai Wahyu Pramusinto melakukan peninjauan pembangunan revitalisasi 28 Sekolah Dasar (SD) di Kota Pariaman yang mendapat bantuan revitalisasi pascabencana.
Peninjauan dilaksanakan selama dua haru, yakni 12 hingga 13 Juni 2026, untuk memastikan pelaksanaan bantuan revitalisasi berjalan sesuai standar dan target waktu sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar yang aman dan nyaman bagi siswa di sekolah-sekolah terdampak.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan, revitalisasi terhadap 28 sekolah tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Revitalisasi terhadap 28 sekolah di Kota Pariaman bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Bagi kami, ini adalah investasi strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Kunjungan Bapak dan Ibu hari ini sangat berarti bagi kami. Kami berterima kasih dan sangat menghargai perhatian serta dukungan penuh dari Kemendikdasmen dalam upaya percepatan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di daerah kami,” ujarnya.
Dia menegaskan, Pemko Pariaman berkomitmen memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak dengan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan revitalisasi ini agar selesai tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anak didik kita. Kami juga berharap, setelah proses revitalisasi ini selesai, kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kemendikdasmen tetap terjalin erat, terutama dalam aspek peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan pengembangan kurikulum yang inovatif,” katanya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





