Selama proses rehabilitasi berlangsung, kegiatan belajar-mengajar sempat dipindahkan ke salah satu masjid di Kota Padang Panjang. Namun, keterbatasan anggaran membuat pihak sekolah kemudian memutuskan mengembalikan aktivitas pembelajaran ke lingkungan sekolah.
“Selama lebih kurang enam bulan kami menggunakan fasilitas salah satu masjid di Padang Panjang. Karena keterbatasan dana untuk transportasi dan sewa tempat, aktivitas belajar akhirnya dikembalikan ke sekolah,” kata Ibrahim.
Dengan dimulainya semester baru, siswa kini kembali menjalani kegiatan belajar-mengajar di sekolah, sementara pekerjaan rehabilitasi pada sejumlah bagian bangunan masih berlangsung.
Pengawas lapangan PT Adhi Karya Kas Yanto membenarkan pelaksanaan kegiatan berlangsung sampai Juni. Namun, dia mengatakan tidak memiliki kewenangan memberikan penjelasan teknis maupun keterangan lebih terperinci mengenai proyek tersebut.
“Pelaksanaan kegiatan ini sampai bulan Juni. Untuk penjelasan teknis dan detail, saya tidak diizinkan memberikan keterangan. Silakan menghubungi pejabat humas di kantor Padang,” ujarnya.
Sementara itu, pejabat Humas PT Adhi Karya wilayah Padang Awal Fajar belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan awak media. Panggilan telepon belum mendapat respons, sementara sejumlah pertanyaan yang dikirim melalui aplikasi perpesanan juga belum dijawab hingga berita ini diterbitkan.
Berdasarkan pantauan awak media saat berada di lokasi, papan informasi proyek serta atribut keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak terlihat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





