AGAM (SumbarFokus)
Upaya memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus berlanjut. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah daerah adalah dengan menyiapkan kawasan Padang Mardani, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, sebagai lokasi pembangunan 440 unit hunian tetap (Huntap).
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemda Agam telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare. Saat ini, tahapan persiapan lokasi mulai dilakukan melalui kegiatan pembersihan dan pematangan lahan sebagai bagian dari proses menuju pembangunan fisik.
Keberadaan hunian permanen ini diharapkan dapat membantu warga yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana.
Dengan demikian, masyarakat yang masih bertahan di pengungsian memiliki harapan untuk segera menempati rumah yang lebih layak dan aman.
Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan bahwa pembangunan ratusan unit Huntap tersebut direncanakan melalui kerja sama sejumlah pihak.
Dari total 440 unit yang direncanakan, sebanyak 280 unit mendapat dukungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sedangkan 160 unit lainnya direncanakan melalui Yayasan Buddha Tzu Chi.
Saat meninjau pengerjaan pembersihan lahan pada Senin (12/10/2026), Benni menekankan pentingnya memastikan kesiapan lokasi agar pembangunan rumah permanen dapat segera memasuki tahap berikutnya.
“Saat ini kita sedang memastikan persiapan lahan berjalan lancar sehingga pembangunan fisik Huntap dapat segera dilaksanakan dan warga terdampak bencana yang masih berada di pengungsian bisa menempati rumah permanen yang layak,” ujarnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





