Ketahui Cara Blokir STNK Kendaraan yang Sudah Dijual

Penjelasan cara blokir STNK
Jika Anda memiliki banyak waktu luang, Anda bisa memblokir STNK dengan cara mendatangi kantor Samsat terdekat. (Foto: Pin/sumbarfokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Pada saat Anda memutuskan untuk menjual atau kehilangan kendaraan bermotor, sebaiknya Anda segera melakukan pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan Anda tersebut.

Bacaan Lainnya

Karena jika Anda tidak melakukan pemblokiran, maka pajak dari kendaraan tersebut akan tetap dibebankan kepada Ada sebelum pemilik baru mengganti STNK tersebut. Anda juga bisa dikenakan pajak progresif dengan nominal yang lebih mahal pada saat membeli kendaraan baru.

Selain untuk mencegah pajak progresif, pemblokiran STNK ini sangat penting untuk mencegah perbuatan orang lain yang bisa merugikan Anda di kemudian hari. Sebut saja jika kendaraan tersebut digunakan untuk tindakan kriminal atau yang melanggar hukum.

Beruntungnya, kini terdapat dua cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual. Cara pertama adalah dengan offline, itu artinya Anda harus mendatangi samsat terdekat untuk melakukan pemblokiran STNK kendaraan yang sudah Anda jual tersebut.

Bagaimana jika Anda tidak memiliki banyak waktu luang untuk pergi ke Samsat terdekat untuk melakukan pemblokiran STNK secara langsung? Tak perlu khawatir, karena Anda juga bisa melakukan pemblokiran STNK online dengan memanfaatkan beberapa aplikasi resmi yang sudah disediakan oleh Samsat di daerah Anda.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual, baik dengan cara offline maupun dengan cara online.

Cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual secara offline

Jika Anda memiliki banyak waktu luang, Anda bisa memblokir STNK dengan cara mendatangi kantor Samsat terdekat. Asalkan semua dokumen persyaratan sudah dipenuhi, maka pemblokiran STNK ini bisa langsung dilakukan dan tidak memerlukan waktu yang lama. Berikut ini syarat pemblokiran STNK secara offline

  1. Dokumen

Syarat pertama adalah menyertakan dokumen, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu keluarga (KK) yang sudah difotokopi.

  1. Surat kuasa

Jika Anda berhalangan hadir, Anda bisa melampirkan surat kuasa dari pemilik.

  1. STNK

Selain dokumen diri, tentu saja Anda juga harus menyertakan fotokopi STNK dari kendaraan yang sudah Anda jual tersebut.

  1. Bukti jual beli

Jangan pernah lupakan kwitansi atau surat keterangan yang menyebutkan jika memang kendaraan Anda sudah dijual. Agar lebih kuat di mata hukum, alangkah baiknya Anda menambahkan materai pada bukti jual beli tersebut.

  1. Materai

Selain dokumen di atas, Anda juga wajib menyertakan materai untuk melakukan pemblokiran STNK ini secara offline.

Cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual secara online

Jika Ada tak memiliki banyak waktu untuk pergi ke Samsat, maka Anda juga bisa melakukan pemblokiran STNK secara online. Anda bisa memanfaatkan beberapa aplikasi yang memang telah disediakan oleh daerah Anda. Pastikan jika aplikasi yang Anda pilih memang sesuai dengan daerah Anda.

Sama seperti saat memblokir STNK secara offline, Anda juga diwajibkan untuk menyediakan beberapa dokumen, seperti KTP, KK, STNK, BPKB, surat jual beli dan juga surat pernyataan pengalihan kepemilikan yang sudah disediakan oleh aplikasi yang Anda pilih. Foto atau scan dokumen tersebut.

Meski aplikasinya berbeda-beda, namun alurnya kurang lebih sama saja. Berikut ini langkah untuk memblokir STNK kendaraan secara online.

  1. Registrasi

Langkah pertama adalah melakukan registrasi dengan cara mengunjungi aplikasi yang sudah Anda unduh.

  1. Pilih PKB

Setelah berhasil masuk, Anda pilih menu Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB.

  1. Pilih pemblokiran STNK

Pada menu PKB, pilih opsi menu pemblokiran STNK.

  1. Isi data dan unggah dokumen

Setelah masuk, Anda diminta untuk mengisi data kendaraan dan juga data lainnya. Anda juga diminta untuk mengunggah berkas dokumen yang sudah Ada persiapkan sebelumnya dan kirim. Jika berhasil, Anda tinggal menunggu konfirmasi, biasanya akan dikirim melalui email.

Jika Anda memilih cara offline untuk memblokir STNK, maka lengkapi dokumen yang dibutuhkan. Jika memilih cara online, maka pastikan dokumen yang Anda unggah tidak terlalu besar. Pastikan juga jaringan Anda stabil agar proses upload bisa berjalan dengan lancar.

Itulah penjelasan cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait