Sikapi Cuaca Ekstrem Akhir Tahun, Ini Imbauan PLN Amankan Listrik Pelanggan

Musim penghujan yang tengah berlangsung hampir di seluruh titik Sumatera Barat menjadi perhatian PLN. (Foto: PLN Sumbar/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Musim penghujan yang tengah berlangsung hampir di seluruh titik Sumatera Barat menjadi perhatian PLN. Apalagi, hujan disertai angin kencang pun menyebabkan banjir dan longsor di beberapa lokasi, seperti banjir di lokasi Harau Lima Puluh Kota dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Selain memastikan listrik tetap andal, PLN sikapi cuaca ekstrem dengan mengupayakan agar seluruh pelanggan, khususnya pelanggan di sekitar lokasi rawan bencana, tetap aman dan selamat dari bahaya listrik. Siaga kelistrikan saat hujan semakin ketat oleh seluruh petugas PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, baru-baru ini.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat pun mengimbau pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan, khususnya bila terjadi hujan disertai angin kencang hingga hujan yang berpotensi banjir. Hal ini demi amankan listrik dan menghindari pelanggan dari potensi bahaya listrik.

General Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho mengajak pelanggan untuk selalu memperhatikan instalasi dan perlengkapan listrik di sekitar dan memastikannya dalam keadaan baik atau tidak berpotensi membahayakan.

Agar pelanggan aman menggunakan listrik saat musim penghujan, khususnya hujan yang berpotensi banjir, berikut beberapa imbauan yang perlu dilakukan pelanggan. Pertama, segera matikan listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) kWh Meter bila air mulai memasuki rumah atau ada kebocoran air yang mendekati aliran listrik. Sebab air merupakan salah satu penghantar listrik sehingga berbahaya jika dibiarkan bersentuhan dengan aliran listrik.

Kedua, jika air mulai memasuki rumah atau ada kebocoran air yang mendekati aliran listrik, cabut peralatan elektronik dari stop kontak, kemudian segera pindahkan ke tempat yang aman dan tidak terjangkau air. Namun sebelumnya pastikan kedua tangan atau tubuh dalam kondisi kering.

Ketiga, pada kondisi hujan deras atau banjir dan pelanggan sedang beraktivitas di luar rumah, gunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots anti air atau safety shoes. Langkah ini agar pelanggan terhindar dari kemungkinan tersetrum listrik akibat arus listrik yang bocor dari bagian bawah.

Keempat, antisipasi kerusakan dan kebocoran instalasi dengan melakukan peremajaan atau pembaruan instalasi di bangunan atau rumah. Hal ini dapat mengurangi potensi bahaya listrik saat hujan dari sisi instalasi pelanggan.

Yang kelima, bila melihat potensi gangguan atau ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat genangan air atau imbas cuaca ekstrem lainnya, segera laporkan kepada PLN melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau menghubungi kantor PLN terdekat.

Eric menyampaikan, saat kondisi banjir atau imbas cuaca ekstrem lainnya, PLN terkadang harus melakukan penghentian aliran listrik sementara untuk menghindari kerusakan pada jaringan listrik atau menghindari bangunan atau pelanggan tersengat aliran listrik. Pelanggan pun harapannya dapat bersama-sama menghindari potensi bahaya listrik, diantaranya dengan mengikuti beberapa tips diatas.

‘’PLN selalu berupaya memberikan listrik yang andal pun aman demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Mari bersama PLN menjaga listrik agar aman dan selamat,’’ sebut Eric mengakhiri. (000/UID-Sumbar)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait