Direktur Legal dan Manajemen Human Capital Yusuf Didi Setiarto merinci pada tahun 2023 PLN telah mengirimkan sebanyak 101 pegawai untuk bersekolah S2/S3 di benua Australia termasuk 4 pegawai di University Of Auckland yang spesifik mendalami keilmuan Geothermal .
āHal ini membuktikan bahwa PLN merupakan perusahaan yang sangat mengutamakan pengembangan human capitalĀ -nya sebagai penggerak kesuksesan perusahaan secara sustainableĀ dan menuju Top 500 Global Company,” tutur Didi.
Selain menggandeng universitas, PLN juga berkolaborasi dengan Austrade (Australian Trade and Investment Commission), NSW (New South Wales) Government, New Zealand Embassy and NZTE (New Zealand Trade and Enterprise). Hal ini dilakukan untuk mengakses industri-industri di bidang ketenagalistrikan dan EBT di Australia dan New Zealand sebagai lokasi internshipĀ bagi pegawai PLN dalam meningkatkan kompetensi dan mendapatkan exposureĀ pembelajaran di luar negeri.
āDengan menggandeng lembaga-lembaga tersebut, kami berharap akses untuk internshipĀ bagi pegawai PLN di industri bidang ketenagalistrikan dan EBT di sana terbuka lebar. Sebab, PLN percaya program peningkatan kapasitas berkonsep seeing is believingĀ dan langsung berinteraksi dengan industri terkemuka di luar Indonesia adalah guru terbaik bagi pembelajaran serta akan mudah diimplementasikan setelah kembali,ā jelas Didi.
Komitmen PLN dalam program capacity buildingĀ dengan beberapa perguruan tinggi di Australia dan New Zealand itu juga mendapatkan apresiasi dari Konsulat Jenderal RI di Sydney dan Konsulat Jenderal RI di Melbourne serta institusi pendidikan seperti University of New South Wales (UNSW), University Of Melbourne, Monash University dan Queensland University yang merupakan jajaran universitas Top 50 peringkat dunia. Mereka sangat mendukung secara keseluruhan program-program yang dibutuhkan oleh PLN. (000/UID-Sumbar)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





