JAKARTA (SumbarFokus)
Anggota Komisi V DPR RI sekaligus Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Zigo Rolanda mengapresiasi berbagai program Kementerian Transmigrasi sepanjang 2025 hingga 2026, termasuk Program Trans Patriot yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.
Hal itu disampaikan Zigo dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Transmigrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Menurut Zigo, Program Trans Patriot telah menunjukkan hasil yang positif dan mendapat respons baik dari masyarakat.
“Kami melihat Program Trans Patriot memberikan dampak yang sangat baik. Tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi juga di sejumlah daerah lain yang telah merasakan manfaat program tersebut,” ujarnya.
Karena itu, dia mendorong agar pembangunan kawasan transmigrasi tidak hanya mengandalkan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga.
“Kami mendorong agar sumber pembiayaan pembangunan kawasan transmigrasi diperluas melalui kolaborasi dengan pihak ketiga sehingga program-program yang berjalan dapat semakin optimal,” katanya.
Selain itu, Zigo menyoroti masih adanya konflik agraria di sejumlah kawasan transmigrasi akibat tumpang tindih status lahan dengan kawasan hutan maupun peruntukan lainnya.
Menurut dia, persoalan tersebut masih terjadi di beberapa daerah, termasuk empat kabupaten di Sumatera Barat.
“Kami meminta persoalan ini segera dikoordinasikan dan diselesaikan agar masyarakat transmigrasi memperoleh kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati,” tegasnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





