3 Kota Tertua di Indonesia

Indonesia ternyata mempunyai kota yang usianya ribuan tahun lebih tua daripada usia Indonesia merdeka. Bahkan dulunya pernah menjadi lokasi berdirinya kerajaan yang berpengaruh di Nusantara. (Foto: MUHAMMAD SHIDDIQ PUTRA/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Indonesia ternyata mempunyai kota yang usianya ribuan tahun lebih tua daripada usia Indonesia merdeka. Bahkan dulunya pernah menjadi lokasi berdirinya kerajaan yang berpengaruh di Nusantara.

Bacaan Lainnya

Indonesia kaya akan sejarah dan budaya, sehingga menyimpan banyak jejak-jejak di masa lalu yang perlu diketahui. Oleh karena itu, kota-kota tua ini akan menjadi saksi bisu terkait perkembangan sejarah serta menyimpan cerita tentang perkembangan pesat di Nusantara.

Dalam buku yang berjudul “Asal-usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe” karya Zaenuddin HM, berikut tiga kota tertua di Indonesia.

1. Palembang (682 Masehi)
Mungkin sebagian orang sudah tahu bahwa kota ini sebagai kota tertua di Indonesia, karena telah berdiri sejak abad ke-7, tahun 682 Masehi.

Bila ditinjau dari topografinya, Palembang merupakan kota yang dikeliling oleh air. Maka dari itu, menurut bahasa Melayu, Palembang, lembang, atau lembeng adalah genangan air.

2. Salatiga (750 Masehi)
Berdasarkan sumber dari Prasasti Plumpungan, Salatiga sudah berdiri sejak tahun 750 Masehi. Salatiga dikenal sebagai Kota Toleransi yang di mana masyarakatnya memiliki keyakinan agama yang beragam, sehingga masyarakat di sini mampu hidup secara harmonis.

Salatiga merupakan kota yang strategis, karena letaknya yang diapit oleh dua kota besar lainnya, yaitu Semarang dan Solo. Bahkan pada zaman Belanda dahulu, disebut sebagai kota terindah di Jawa Tengah, karena banyak ditemukan rumah peninggalan Belanda serta adanya tempat wisata alam yang indah.

3. Kediri (879 Masehi)
Dalam Prasasti Kwak yang berasal dari daerah Kuwak, tertulis bahwa Kediri adalah kota yang telah ada sejak tahun 879 Masehi. Selain itu, Kediri menjadi pusat peradaban kuno di Jawa karena terdapat banyak reruntuhan dan candi dari masa Kerajaan Majapahit hingga Kerajaan Kediri.

Kediri memiliki ritualnya tersendiri bila memperingati hari jadi kota. Setiap tahunya, diadakan ritual adat yang Bernama Manusuk Sima. Prosesi ritual adat ini adalah napak tilas sebuah peristiwa 1.141 tahun yang lalu mengenai sejarah dari berdirinya Kediri.
(BBS/Magang/Dewi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait