PADANG (SumbarFokus)
Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat menjadi momentum mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyoroti tantangan daerah ke depan. Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Sumbar, Kamis (1/10/2026), dengan mengusung semangat “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”.
Ketua DPRD Sumbar Muhidi menegaskan, usia 81 tahun bukan sekadar angka, tetapi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan daerah dan mempersiapkan masa depan. Dia menyoroti berbagai ujian yang telah dilalui masyarakat, mulai dari gempa bumi 2009, pandemi Covid-19, hingga bencana hidrometeorologi.
Dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbar tercatat 77,27, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,27 persen, dan Indeks Gini 0,285. Muhidi menekankan bahwa capaian tersebut perlu diikuti upaya memperluas kesempatan bagi masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, UMKM perlu didorong naik kelas melalui penguatan keterampilan, akses pembiayaan dan pasar, pemanfaatan teknologi, digitalisasi, serta pendampingan. Di sisi lain, nilai budaya Minangkabau, termasuk falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, perlu terus dijaga di tengah perubahan zaman.
Muhidi juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana, seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, longsor, dan banjir. Pembangunan ekonomi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan mitigasi dan pembangunan yang memperhitungkan risiko bencana.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





