SOLOK (SumbarFokus)
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok terus memperkuat peran Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal dan pekerja mandiri di wilayah Solok Raya.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Keagenan Perisai Se-Solok Raya yang diikuti agen dari Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, dan Kota Sawahlunto.
Kegiatan menghadirkan Profesional Trainer sekaligus Wakil Ketua Baznas Kota Solok Diki Asnur yang memberikan penguatan kapasitas, motivasi, serta strategi membangun jejaring pemasaran berbasis pelayanan kepada para agen.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok Arief Sabara mengatakan perkembangan Agen Perisai di wilayah Solok Raya menunjukkan tren yang positif.
Hingga Desember 2025 tercatat 145 Agen Perisai aktif. Jumlah tersebut meningkat menjadi 175 agen pada Juni 2026 atau tumbuh 20,86 persen.
Peningkatan jumlah agen turut berdampak pada bertambahnya pekerja yang memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui Agen Perisai. Jumlah peserta aktif naik dari 15.843 pekerja pada Desember 2025 menjadi 19.067 pekerja pada Juni 2026 atau bertambah 3.224 pekerja.
Kinerja akuisisi peserta baru juga mengalami peningkatan. Pada Semester I 2025, Agen Perisai berhasil mengakuisisi 4.923 pekerja, sedangkan pada Semester I 2026 meningkat menjadi 7.526 pekerja atau tumbuh 52,87 persen.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dalam memberikan perlindungan kepada pekerja terus meningkat. Semakin banyak masyarakat yang bergabung menjadi Agen Perisai karena memiliki kepedulian untuk memastikan para pekerja mandiri mendapatkan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia,” ujar Arief.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





