Dua Air Laut yang Tidak Tercampur, Fenomena Menakjubkan Selat Gibraltar yang Tertulis dalam Al-Qur’an

Selat Gibraltar. (Foto: Canva/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Fenomena atau hal unik di dunia memang kerap menjadi objek kekaguman dan penelitian bagi banyak orang. Hal ini juga membuktikan bahwa alam memiliki kemampuan untuk menciptakan keindahan yang luar biasa.

Bacaan Lainnya

Seperti halnya dengan Selat Gibraltar yang mengundang decak kagum dengan dua lautan yang tidak tercampur. Secara geografis, Selat Gibraltar merupakan selat yang memisahkan benua Afrika dan Eropa, tepatnya antara negara Maroko dan Spanyol, dan menghubungkan dua perairan, yaitu Samudra Atlantik dan Laut Tengah/Mediterania.

Di selat itu terdapat pertemuan dari dua jenis laut yang berbeda. Perbedaan tersebut terlihat jelas dari warna lautnya. Satu bagian berwarna biru agak gelap dan pada bagian lain tampak lebih terang. Uniknya lagi, dua lautan tersebut tidak bisa tercampur satu sama lain seakan akan seperti ada pembatas disana.

Fenomena alam yang unik ini dinamakan sebagai halocline, yakni munculnya batasan atau garis diantara kedua perairan yang membuat seolah Selat Gibraltar terbelah.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa terbaginya perairan ini disebabkan oleh perbedaan karakteristik, suhu air, kadar garam, dan kerapatan air (density) di antara keduanya.

Menurut ilmuwan, fenomena terbelahnya perairan tersebut karena perbedaan karakteristik, suhu air, kadar garam, dan kerapatan air (density) yang berbeda.

Namun, sebelum penelitian ilmiah dilakukan terhadap fenomena yang menarik di Selat Gibraltar, Al-Quran telah mencatatnya terlebih dahulu, sebagaimana disebutkan dalam Surat Ar-Rahman ayat 19-20 yang berbunyi:

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.” (QS. Ar-Rahman 19-20).

Adapula ayat lain yang merujuk pada fenomena serupa terdapat dalam Surat Al-Furqan ayat 53 yang berbunyi:

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (QS. Al-Furqan: 53).
(Magang-Halwa)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait