Evi Yandri Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Ketahanan Bangsa Jadi Taruhan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman mengajak masyarakat memperkuat peran dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba. (Foto: DPRD Sumbar/SumbarFokus.com)

“Penyalahgunaan narkoba ini susah untuk diberantas karena banyak faktor. Jika masyarakat membantu secara aktif, hasilnya akan lebih optimal,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat tidak menutup mata apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba. Jika ada anggota keluarga yang mengalami ketergantungan, keluarga diharapkan mencari bantuan melalui layanan rehabilitasi yang sesuai. Sementara itu, informasi mengenai dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkoba dapat disampaikan kepada aparat berwenang agar ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.

“Jika ada sanak saudara yang menggunakan narkoba, bawa ke tempat rehabilitasi. Jika mendengar atau melihat aktivitas penyalahgunaan narkoba, laporkan kepada RT/RW agar bisa dihentikan. Lakukanlah itu. Mari kita pahami bahwa darurat narkoba di negara ini sudah lama terjadi,” katanya.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar Mursalim yang turut menjadi narasumber menegaskan bahwa narkoba merupakan persoalan serius karena dampaknya dapat meluas hingga mengganggu kehidupan sosial dan ketahanan bangsa. Dia menyebut penyalahgunaan narkotika sebagai kejahatan luar biasa atau extraordinary crime yang membutuhkan penanganan bersama.

Mursalim mengangkat sejarah Perang Candu di Tiongkok pada abad ke-19 sebagai gambaran bagaimana persoalan narkotika dapat membawa dampak luas terhadap masyarakat dan negara. Menurutnya, ancaman narkoba saat ini juga perlu dihadapi dengan memperkuat kesadaran masyarakat, terutama untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan zat terlarang.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait