Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar, menyebut perkembangan teknologi digital menjadi peluang untuk memperluas akses keuangan hingga wilayah nagari dan perdesaan.
βDengan layanan keuangan digital, masyarakat dapat melakukan transaksi secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa terkendala jarak dan waktu. Hal ini menjadi peluang strategis bagi Sumatera Barat untuk memperluas inklusi keuangan, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke wilayah nagari dan perdesaan,β kata Arry.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, OJK juga menggelar sejumlah kegiatan edukatif dan hiburan, di antaranya sitkom inklusi keuangan bersama influencer Garundang, lomba mewarnai untuk anak usia 5β9 tahun, lomba dance, serta fun games inklusi keuangan.
Melalui kegiatan BIK 2026, OJK bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan berkomitmen memperluas edukasi, akses pembiayaan, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan formal guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



