Sesampai di jembatan Nagari Alahan Mati, mobil yang ditumpangi oleh kedua korban terjebak arus banjir akibat luapan air sungai, karena tingginya curah hujan yang melanda daerah tersebut sejak sore hari.
“Di tengah antrian kendaraan yang terjebak banjir, kedua korban keluar dari mobil yang ditumpangi, sehingga korban hanyut terseret akibat derasnya luapan air di daerah itu,” jelasnya.
Ditambahkan, operasi pencarian resmi ditutup, tim SAR gabungan terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Alahan Mati dan masyarakat setempat.
“Terima kasih atas bantuan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam melakukan pencarian sejak peristiwa banjir terjadi, sehingga kedua korban berhasil ditemukan,” pungkasnya. (018)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






