Sementara itu, Dosen AKPY-STIPER Yogyakarta Arief Panca Putra menjelaskan pendaftaran akan dibuka secara daring pada Mei hingga Agustus 2026.
“Pendaftaran akan dibuka secara daring (online) pada periode Mei hingga Agustus 2026 melalui portal resmi kami. Kami mencari talenta-talenta dari keluarga pekebun, pekerja kebun, hingga pengurus asosiasi di Muba. Secara teknis, seleksi akan dilakukan secara transparan mulai dari tes tertulis, wawancara, hingga medical check,” ujarnya.
Dia menambahkan, peserta yang lolos akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari biaya pendidikan penuh, asrama gratis, uang saku bulanan, hingga sertifikasi kompetensi.
Melalui program ini, Pemkab Muba berharap lahir tenaga ahli sawit yang siap bersaing dan berkontribusi dalam industri nasional maupun global. (015)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






