Pertemuan Tahunan BI 2023, Sumbar Daerah Pendukung Implementasi QRIS Terbaik di Sumatera

Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sumbar Ria Wijayanti. (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Sumatera Barat ditetapkan secara nasional oleh Bank Indonesia (BI) sebagai salah satu daerah yang menerima penghargaan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023, yang digelar terpusat di Jakarta, dan berlangsung hybrid, diikuti segenap stakeholder terkait, Rabu (29/11/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tahunan yang kali itu mengangkat tema Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Eknomi Nasional tersebut, BI memberikan Award kepada 64 pemenang untuk berbagai kategori. Award diberikan kepada seluruh mitra strategis yang berdedikasi tinggi, yang sangat suportif mendukung pelaksanaan tugas BI.

Pemerintah Provinsi Sumbar, dalam kesempatan tersebut, diganjar Award oleh BI sebagai Daerah Pendukung Implementasi QRIS Terbaik di Sumatera. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta. Pihak perbankan, korporasi pengelola Utang Luar Negeri (ULN), dan stakeholder lainnya menerima piala Award tersebut.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi Sumbar, diwakili oleh Kepala Biro Ekonomi Ria Wijayanti, yang mengikuti kegiatan secara hybrid di Kantor BI Sumbar di Padang, mengungkapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pada Sumbar.

“Ini bukan hanya prestasi satu organisasi, tapi memang merupakan prestasi sinergi ktia bersama. Kita bersyukur bahwa perbaikan ekonomi domestik Indonesia berlanjut, seiring bergerak sektor pendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ria juga berterima kasih kepada BI Sumbar, atas peran aktif BI dalam pengendalian pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi.

“Ini merupakan sebuah apresiasi dari perjalanan panjang. Ini bukan saja dilaksanakan sekarang. Ada proses yang telah kita lewati, bagaimana tim bersinergi bisa melaksanakan kegiatan, pertumbuhan ekonomi, pembiayaan perbankan, dan pengendalian inflasi,” tambahnya.

Dikatakan Ria, pada dasarnya, semua segmen yang ada di Provinsi merupakan aset yang bagus. Misalnya, dilihat dari sektor pendidikan, yang tetap bisa dikaitkan dengan perbankan. Di sini, pelajar bisa diarahkan untuk terlibat dengan kegiatan perbankan, misalnya dengan menerapkan satu pelajar satu rekening perbankan.

Selain itu, Ria juga mencontohkan bagaimana pelajar bisa diajarkan untuk bermain saham secara sehat.

“Kita melihat pelajar memiliki handphone, yang bisa mereka gunakan untuk bermain saham tersebut, sehingga ada manfaatnya. Kita sudah roadshow-kan ini, kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia,” ujarnya. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait