Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah membangun BUMN yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
“Pak Dony sebagai pembantu Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang kuat. Beliau berani mengambil keputusan bisnis yang tepat, tetapi tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik. BUMN memang harus dikelola secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya.
Rahmat berharap transformasi yang sedang berlangsung dapat terus dijaga konsistensinya sehingga BUMN semakin sehat, efisien, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional maupun kesejahteraan masyarakat. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





