Dalam pemaparannya, Staf Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Doni Maizwar menjelaskan bahwa Sepablock merupakan inovasi material bangunan yang dirancang untuk mendukung pembangunan hunian yang cepat, aman, dan efisien.
Menurut Doni, sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses pembangunan rumah berlangsung lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
“Sepablock telah memenuhi banyak aspek penting dalam pembangunan hunian tetap. Selain mempercepat proses konstruksi, material ini juga memiliki ketahanan yang baik, termasuk terhadap gempa. Karena itu, produk ini sangat cocok digunakan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana,” katanya.
Dia menyebut pembangunan satu unit rumah dengan menggunakan Sepablock dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hari tanpa mengurangi kualitas dan kekuatan struktur bangunan.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang Rully Hardian mengatakan sosialisasi tersebut penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terkait material yang digunakan dalam program Huntap Mandiri.
Menurutnya, BNPB telah menetapkan penggunaan Sepablock sebagai material konstruksi untuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Padang Panjang.
“Karena sudah diputuskan bahwa hunian tetap mandiri yang dibangun melalui program BNPB menggunakan material konstruksi Sepablock, maka kami berharap seluruh penerima manfaat dapat mengikuti penjelasan dari PT Semen Padang dengan baik sehingga memahami keunggulan dan proses penggunaannya,” kata Rully.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





