Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNP Prof. Anton Komaini menyebutkan bahwa jumlah peserta KKN tahun 2026 mencapai 5.800 mahasiswa.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.005 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, 882 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 832 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, 814 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, 669 mahasiswa Fakultas Teknik, 573 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 419 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, 259 mahasiswa Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, 256 mahasiswa Fakultas Psikologi dan Kesehatan, serta 91 mahasiswa dari Sekolah Vokasi.
Menurutnya, pembekalan hari pertama diikuti sekitar 2.900 mahasiswa, sedangkan sisanya mengikuti pembekalan pada hari berikutnya. Setelah pembekalan, seluruh peserta akan ditempatkan di berbagai nagari di Sumatera Barat selama satu bulan.
Dia menjelaskan bahwa program KKN tahun 2026 diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama penghapusan kemiskinan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi, serta kemitraan untuk mencapai tujuan.
“Mahasiswa akan melaksanakan program yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah penempatan. Mulai tahun ini, penempatan peserta dilakukan secara acak sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang lebih beragam dan mampu beradaptasi dengan karakteristik masyarakat setempat,” katanya.
Prof. Anton menyebutkan bahwa pelaksanaan KKN UNP mendapat dukungan dari berbagai mitra, di antaranya BKKBN, BPJS, Kementerian Lingkungan Hidup, BPBD Sumatera Barat, PT Semen Padang, serta Bank Nagari.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





