Banyak Kedai Hancur karena Galodo, Mendag Zulhas Janji Bangun Pasar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berjanji kepada mereka untuk segera membangun pasar. (Foto: Ist/SumbarFokus.com)

AGAM (SumbarFokus)

Korban galodo (banjir bandang) di Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Agam, mengeluhkan banyaknya kedai yang luluh lantak akibat bencana. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berjanji kepada mereka untuk segera membangun pasar.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dikatakan Zulhas kepada warga korban galodo di Bukik Batabuah, Kamis (23/5/2024). Dalam kunjungan itu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut didampingi sejumlah bupati, dan bakal calon Gubernur Sumbar, Epyardi Asda.

“Pak nasib kami bagaimana, Pak? Rumah rusak sudah diganti, tapi kedai-kedai, tempat usaha kami juga banyak yang hancur,” keluh salah seorang korban bencana galodo, Dila.

Hal senada diungkapkan oleh korban lainnya, Hidayat Putra. Menurut dia, daerah yang dilalui banjir bandang itu merupakan kawasan kedai-kedai kuliner.

“Di sini memang cukup dikenal sebagai kawasan kuliner. Ada 20-an kedai. Rata-rata kita menjual makanan. Saya dan istri juga berjualan cireng,” kata Hidayat.

Menjawab keluhan tersebut, Zulhas berjanji akan mengalokasikan dana untuk pembangunan pasar bagi para korban. Lokasinya harus di luar daerah zona merah bencana.

“Silakan didata siapa saja korban yang kehilangan tempat usaha. Nanti kita bisa bangunkan pasar untuk mereka,” kata dia.

Zulhas kemudian meminta Bupati Agam, Andri Warman, guna mencari lokasi strategis untuk pembangunan pasar tersebut.

“Kita harap bisa terlaksana segera. Warga kita sudah kehilangan sanak keluarga dan harta benda. Saatnya mereka bangkit untuk kembali berusaha,” harapnya.

Harapan tersebut juga diamini Epyardi Asda. Ia pun berjanji akan mengawal rencana Zulhas tersebut hingga bisa terwujud. Menurut dia, hal tersebut merupakan bukti kepedulian PAN terhadap Ranah Minang.

“Sejak bencana terjadi, kita sudah mendirikan tiga dapur umum dan menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar. Bantuan tersebut kita bagi-bagikan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana,” terang Epyardi.

“Hari ini kita membawa lagi bantuan sebanyak Rp100 juta dan 40 truk berisi paket bantuan yang berasal dari sumbangan kader-kader PAN se-Sumatera Barat. Mudah-mudahan, bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah dilanda bencana,” imbuhnya. (000)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait