DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna, Bahas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang kembali menggelar rapat paripurna dalam agenda penyampaian secara resmi oleh Wali Kota Padang tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023, Selasa (30/4/2024). (Foto: ARMAN SULEMAN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang kembali menggelar rapat paripurna dalam agenda penyampaian secara resmi oleh Wali Kota Padang tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023, Selasa (30/4/2024).

Bacaan Lainnya

Bertempat di Lt. 2 Gedung Baru DPRD Kota Padang jalan Bagindo Aziz Chan No.1 Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang, rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani.

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Arnedi Yarmen, Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar, serta segenap anggota DPRD Kota Padang.

Wali Kota Padang pada kesempatan itu diwakili oleh Wakil Wali Kota Ekos Albar, didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Andree Algamar, juga turut hadir unsur Forkopimda, asisten dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta para undangan.

Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar menyampaikan, sejak berlakunya Undang- Undang nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara, maka setiap pengelola keuangan daerah harus menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangannya.

Wakil Walikota Padang Ekos Albar menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Padang tahun 2023.

Terkait pendapatan, Wawako menjelaskan, tahun anggaran 2023, target pendapatan Pemerintah Kota Padang sebesar Rp2,43 triliun, dan telah dapat direalisasikan sebesar Rp2,31 triliun, atau sebesar 95,01 persen

Diterangkan Ekos Albar, PAD tahun anggaran 2023 ditargetkan sebesar Rp729,91 miliar, sedangkan realisasinya sebesar Rp658,74 miliar atau 90,25 persen. Perbandingan antara rencana dengan realisasi yang telah dicapai dari masing-masing komponen pendapatan asli daerah sebagai berikut:

A. Pajak Daerah

Untuk tahun anggaran 2023 penerimaan pajak daerah ditargetkan sebesar Rp571,80 miliar, sedangkan realisasinya sebesar Rp487,63 miliar, atau 85,28 persen.

B. Retribusi daerah

Target penerimaan retribusi daerah dalam tahun anggaran 2023 adalah sebesar Rp45,14 miliar, sedangkan realisasinya sebesar Rp48,69 miliar, atau 107,87persen.

C. Pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan

Penerimaan dari pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dalam tahun 2023 direncanakan sebesar Rp20,07 miliar, sedangkan realisasi sebesar Rp20,07 miliar, atau 100 persen, yang berasal dari bagian laba Bank Nagari, dan PDAM.

D. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah

Penerimaan lain-lain pendapatan asli daerah tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp92,90 miliar, dan telah terealisasi sebesar Rp102,36 miliar rupiah atau 110,18 persen.

Kedua, pendapatan transfer. Pendapatan transfer merupakan pendapatan yang berasal dari entitas pelaporan lain yang pada tahun 2023 direncanakan sebesar Rp1,69 triliun, dan terealisasi sebesar Rp1,65 triliun atau 97,11 persen, dengan rincian sebagai berikut :

a). Transfer pemerintah pusat – dana perimbangan

Pendapatan transfer pemerintah pusat–dana perimbangan tahun 2023 direncanakan sebesar Rp1,56 triliun sedangkan realisasinya sebesar Rp1,53 triliun, atau 98,55 persen.

Perbandingan antara rencana dengan realisasi yang telah dicapai dari masing-masing komponen pendapatan transfer adalah sebagai berikut:

A. Bagi hasil pajak

Untuk tahun anggaran 2023 penerimaan bagi hasil pajak ditargetkan sebesar Rp82,32 miliar dan realisasi sebesar Rp76,85 miliar, atau 93,36 persen.

B. Bagi hasil sumber daya alam

Untuk tahun 2023 direncanakan penerimaan dari bagi hasil sumber daya alam sebesar Rp9,92 miliar, sedangkan realisasi sebesar Rp9,41 miliar, atau 94,96 persen.

C. Dana alokasi umum

Untuk tahun anggaran 2023 penerimaan dari dana alokasi umum (dau) direncanakan sebesar 1,1 trilyun rupiah dan realisasi sebesar Rp1,12 triliun atau 101,09 persen.

D. Dana alokasi khusus

Tahun anggaran 2023 penerimaan dari dana alokasi khusus direncanakan sebesar Rp359,38 miliar, dan realisasi sebesar Rp330,77 miliar, atau 92,04 persen.

b). transfer pemerintah pusat – lainnya

Pendapatan transfer pemerintah pusat–lainnya tahun 2023 direncanakan sebesar Rp5,32 miliar, sedangkan realisasinya sebesar Rp5,32 miliar, atau 100 persen.

c). transfer pemerintah provinsi

Pendapatan transfer pemerintah provinsi tahun 2023 direncanakan sebesar Rp137,37 miliar, dan realisasi sebesar Rp110,83 miliar, atau 80,68 persen.

d). lain-lain pendapatan yang sah

Untuk tahun anggaran 2023, lain-lain pendapatan yang sah direncanakan sebesar Rp4,09 miliar, dan telah terealisasi sebesar Rp2,97 miliar, atau 72,55 persen.


Sementara, pada tahun anggaran 2023 belanja yang direncanakan oleh pemerintah kota padang sebesar Rp2,5 triliun, dan sampai dengan 31 desember 2023 telah direalisasikan sebesar Rp2,32 triliun, atau 92,98 persen. (000/PAR)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait