PADANG (SumbarFokus)
Pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang melaksanakan reses masa sidang III tahun 2026 selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Mei 2026, guna menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar, mengatakan reses merupakan agenda rutin anggota dewan untuk turun langsung ke tengah masyarakat mendengarkan kebutuhan dan persoalan warga.
βIni merupakan kewajiban konstitusional, bukan libur yang bertujuan menjembatani suara rakyat dengan kebijakan pembangunan,β ujarnya.
Sejumlah persoalan infrastruktur, banjir, pendidikan, hingga fasilitas ibadah menjadi aspirasi utama yang disampaikan masyarakat dalam berbagai titik reses pimpinan DPRD Kota Padang.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, saat melaksanakan reses di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (4/5/2026), menerima berbagai usulan masyarakat terkait penanganan banjir, pembangunan jalan evakuasi, betonisasi jalan lingkungan, drainase, hingga kebutuhan gedung PAUD.
βAda beberapa aspirasi dari warga yang tertampung dalam reses ini. Ya, biasa karena di Tunggul Hitam ini kan daerah yang pertama yakni darurat banjir,β katanya.
Muharlion menyebut sebagian aspirasi masyarakat telah dimasukkan dalam APBD 2026 dan 2027, sementara usulan lainnya akan diperjuangkan melalui APBD Perubahan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menggelar reses di almamaternya, SMAN 5 Padang, Minggu (3/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dia menegaskan pentingnya penguatan sektor pendidikan melalui peningkatan sarana prasarana dan kualitas sumber daya manusia di sekolah.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






