Saat ini BNSPT terlibat dalam pekerjaan fabrikasi dan pemeliharaan mekanikal di PT Riau Andalan Pulp and Paper dan PT Indah Kiat Pulp and Paper. Selain itu, perusahaan juga menjajaki potensi kerja sama dengan PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry serta PT Tanjung Enim Lestari Pulp and Paper.
“Untuk RAPP, misalnya, pekerjaan fabrikasi telah berjalan sejak 2023 dan masih terus berlanjut hingga saat ini,” bebernya.
Selain jasa fabrikasi, PT Semen Padang juga memperluas pemasaran produk batu split yang telah digunakan untuk mendukung proyek Flyover Sitinjau Lauik serta sejumlah batching plant.
Di sektor lain, BNSPT kembali memperoleh kepercayaan dari PT Pupuk Sriwidjaja untuk memasok binder clay sebanyak 7.500 ton hingga akhir Juli 2026.
“Keberlanjutan kerja sama ini menjadi indikasi bahwa kualitas produk binder clay kami mampu memenuhi kebutuhan industri pupuk nasional,” katanya.
PT Semen Padang juga terus mengembangkan produk baru berupa kalsium karbonat untuk kebutuhan perkebunan dan tambak, serta biji kalsium untuk industri pakan ternak.
“Selain kalsium karbonat, BNSPT juga mengembangkan produk biji kalsium yang ditujukan sebagai bahan pembuatan pakan ternak. Untuk mendukung pengembangan pasar produk tersebut, BNSPT telah melakukan komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar di industri pakan ternak nasional, di antaranya PT Charoen Pokphand Indonesia dan PT Japfa Comfeed Indonesia,” kata Ridwan. (000/sp)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





