PURBALINGGA (SumbarFokus)
Di tengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean Kecamatan Kertanegara, terselip kisah seorang pengrajin gula aren yang menggantungkan harapan pada pembangunan infrastruktur desa.
Dari dapur sederhana, asap tungku kayu terlihat mengepul saat Rina mengolah air nira menjadi gula aren. Dengan telaten, dia terus mengaduk cairan yang mulai mengental sambil sesekali menambahkan kayu bakar agar api tetap menyala.
Hasil produksi gula aren tersebut menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya.
Namun di balik aktivitas itu, Rina mengaku selama ini mengalami kesulitan saat membawa hasil produksinya ke pasar akibat kondisi jalan yang rusak dan licin, terutama saat musim hujan.
“Kalau jalan bagus, pasti lebih mudah bawa gulanya ke pasar. Selama ini saya susah bawanya, apalagi kalau hujan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurut dia, program TMMD yang tengah berlangsung menjadi harapan baru bagi warga, khususnya pelaku usaha kecil seperti dirinya.
Pembangunan jalan dinilai akan mempermudah akses distribusi hasil produksi sekaligus mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Rina juga berharap akses jalan yang lebih baik dapat memberikan kemudahan bagi anak-anaknya dalam beraktivitas, termasuk pergi ke sekolah.
“Saya juga berharap, kalau jalannya sudah bagus anak-anak jadi lebih mudah ke sekolah, bisa naik sepeda tanpa takut jatuh,” katanya.
Kisah Rina menjadi gambaran bahwa program TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






