Hari Terakhir Kampanye, Bawaslu Sumbar Lakukan Pengawasan Masa Tenang

Memasuki masa tenang, tidak diperkenankan lagi untuk melakukan kampanye dalam bentuk apapun. (Foto: Bawaslu Sumbar/SumbarFokus.com)

AROSUKA (SumbarFokus)

Sabtu (10/2/2024) adalah hari terakhir masa kampanye untuk Pemilu 2024. Masa tenang pun segera dimasukin. Alat peraga sosial para calon yang terpasang di tempat-tempat umum, pada pukul 24.00 WIB harus dilepas. Memasuki masa tenang, tidak diperkenankan lagi untuk melakukan kampanye dalam bentuk apapun.

Bacaan Lainnya

Memasuki masa tenang ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) mulai melakukan monitoring atau pemantauan.

Monitoring dilakukan oleh tim monitoring Pengawasan Masa Tenang, yang melakukan peninjauan langsung ke kabupaten dan kota, dalam mengetahui kesiapan pembersihan alat peraga sosial kampanye, serta data kerawanan.

Tim monitoring berasal dari berbagai lembaga, baik Bawaslu, Polri, serta jurnalis, sehingga semua hasilnya bisa diketahui masyarakat secara umum.

Salah satu tim dengan personel Firmansyah, Gus madya, Mario Rizal dan Fajri Ahmad dingin NP, tahap awal monitoring menuju kabupaten Solok, dan bertemu langsung dengan Gadis, komisioner Bawaslu setempat.

Gadis mengatakan, tim Bawaslu Kabupaten Solok akan bergerak dari pukul 24.00 WIB, dan melanjutkan melakukan pembersihan alat peraga kampanye pada Minggu (11/2/2024), dengan lokasi pembersihan di jalan utama, dan paling lambat semua sudah selesai 1 hari sebelum hari H.

“Kita mulai melakukan pembersihan pada pukul 24.00 WIB, dilanjutkan pada 11 FebruarI 2024, terus berkelanjutan, paling lambat sehari sebelum hari pencoblosan semua sudah bersih,” terang Gadis pada tim monitoring Bawaslu Sumbar, Sabtu (10/2/2024).

Gadis juga menjelaskan, menurut survei di lapangan ada beberapa TPS yang rawan menurut, baik itu dari segi geografis atau yang lainnya, termasuk money politic.

“Menurut hasil survey kami, ada beberapa TPS di Kabupaten Solok ini yang rawan, jika dilihat dari segi geografisnya atau juga rawan money politic,” tambah Gadis.

Sekaitan dengan masukan dari Bawaslu kabupaten Solok, tim Bawaslu Sumbar Firman, mengatakan, tetap akan mencatat semua laporan dan masukan, untuk bisa ditindak lanjuti, sehingga pemilu benar-benar sesuai aturan, dan meminimalisir berbagai pelanggaran, khususnya dalam minggu tenang.

“Kita jadikan ini masukan dan catatan, untuk dapat ditundak lanjutin pada pleno pimpinan, sehingga meminimalisir pelanggaran pemilu, dan bisa menciptakan kondusivitas pemilu, dari semua tahapan sampai pengesahan nantinya,” pungkas Firman. (000/003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait