Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pemko Sawahlunto Lakukan Gerakan Pangan Murah

Pj Wako Sawahlunto Zefnihan, saat mengunjungi stand GPM di Pelataran Makam Muhammad Yamin Talawi. (Foto: RIKI YUHERMAN/SumbarFokus.com)

SAWAHLUNTO (SumbarFokus)

Salah satu upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Sawahlunto, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di pelataran Makam Muhammad Yamin Talawi, Kamis (23/11/2023). Kegiatan yang dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Zefnihan itu juga bekerjasama dengan Dinas Katahanan Pangan Provinsi Sumbar.

Bacaan Lainnya

Pj Zefnihan menyebut, perubahan iklim atau cuaca ekstrem yang dibarengi dengan fenomena el nino yang membuat sektor pertanian pangan tidak maksimal membuat cadangan komoditas pertanian menjadi berkurang, sehingga otomatis terjadi kenaikan harga pangan di masyarakat.

“Dengan GPM, diharapkan dapat menstabilkan harga komoditi pangan yang naik cukup signifikan saat ini. Dan kegiatan seperti ini harus didorong untuk membantu masyarakat,” sebut Pj Zefnihan.

Sementara, Kepala Dinas Ketahan Pangan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kepala bidang keamanan Pangan Deri Suasti sangat mengapresiasi gerakan pangan murah ini, dan diharapkan dapat mendukung masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Mulai dari beras, cabai merah, bawang merah, minyak goreng, daging maupun sayur mayur. Diharapkan juga kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dan tidak disatu titik saja,” kata dia.

Kepala DKP3 Kota Sawahlunto Henni Purwaningsih mengungkap, GPM merupakan salah satu instrumen pengendali inflasi daerah yang dinilai sangat efektif.

“Tujuan utamanya untuk mengurangi beban konsumen dan memitigasi dampak inflasi pangan yang telah menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Harga pangan yang stabil dan terjangkau salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat,” sebut Henni.

Adapun salah satu komoditas pangan yang disubsidi dalam GPM ini yaitu cabai merah. Dikethui, harga cabai merah di pasar saat ini Rp80 ribu per kilo disubsidi Rp10 ribu.

“Jadi masyarakat bisa membeli cabai merah dengan harga Rp70 perkilonya,” sebut dia. (025)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait