Sekda Aceh Timur Lepas Kafilah MTQ ke Simeulue

Para Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Aceh Timur melakukan foto bersama. (Foto: ISKANDAR ISHAK/SumbarFokus.com)

ACEH TIMUR (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, melalui Dinas Syariat Islam (DSI), melakukan pelepasan pemberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-36 tingkat Provinsi Aceh 2023 ke Simeulue.

Bacaan Lainnya

Pelepasan kafilah MTQ Aceh Timur itu digelar di Aula Gedung Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (23/11/2023).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Syariat Islam, sekaligus pimpinan kafilah MTQ, Syawaluddin, mengatakan, MTQ merupakan wahana mencetak generasi qurani.

“Adapun jumlah Kafilah Kabupaten Aceh Timur berjumlah 85 orang. Alhamdulillah Aceh Timur sudah mempersiapkan peserta sebanyak 40 orang terdiri 20 qari dan 20 qariah, Pelatih 12 orang, Koordinator 4 orang, dan Tenaga Kesehatan 2 orang serta Supir sebanyak 10 orang,” jelas Syawaluddin.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Aceh ke-36 Tahun 2023 dilaksanakan di Kabupaten Simeulue mulai tanggal 26 November hingga 2 Desember 2023.

Sementara, Pj. Sekda Aceh Timur Reza Rizki, dalam sambutannya menyebutkan, peran lembaga pengembangan tilawatil qur’an (LPTO) Aceh Timur dinilai sudah cukup maksimal dalam mempersiapkan kafilah dengan berbagai cabang lomba yang di-musabagahkan dalam mengikuti MTQ Aceh ke-36 tahun 2023 ini.

“Kita berharap kafilah MTQ Kabupaten Aceh Timur ini tentunya dapat tampil dengan prima dan berusaha serta berjuang menjadi yang terbaik, masyarakat Aceh Timur selalu berharap agar kafilah pada MTQ Aceh ke-36 tahun 2023,” katanya.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan kepada Ketua Kafilah dan para pelatih, agar selalu memberikan semangat dan dorongan kepada seluruh peserta MTQ ini,” harap T. Reza Rizki.

Di sisi lain, Sekda meminta agar selalu menjaga dan dapat terjalinnya hubungan yang harmonis dilandasi saling pengertian di antara peserta.

“Pelatih dan pimpinan kafilah, serta mengedepankan pola asah, asih dan asuh sehingga tercipta kekompakan dalam semangat kebersamaan dengan satu tujuan berjuang untuk tampil maksimal meraih prestasi yang terbaik,” ucap Sekda.

Lebih lanjut, Sekda mengatakan bahwa Al-qur’an merupakan petunjuk dan hidayah Allah diberikan Allah untuk mencapai derajat ketaqwaan.

“Karena itu harus kita hayati dan kita amalkan dengan sebaik-baiknya dalam kehidupan sehari-hari. Al-quran merupakan mukjizat yang sangat luar biasa yang diturunkan oleh allah untuk mengadakan perubahan, pembaharuan dan sekaligus kemuliaan bagi kehidupan kita semua,” tutur Reza Rizki.

Saat itu, prosesi Tepung Tawar (Peusijuk) oleh Ulama Karismatik Aceh Tgk. H. Abdul Wahab akrab disapa Abu Keude Dua. (020)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait