Delapan Prioritas Pembangunan 2027
Dalam KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah ditargetkan sekitar Rp6,03 triliun. Angka tersebut terdiri atas PAD sekitar Rp3,26 triliun, pendapatan transfer Rp2,75 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sekitar Rp17,87 miliar.
Sementara belanja daerah dialokasikan sekitar Rp5,97 triliun, terdiri atas belanja operasi Rp4,29 triliun, belanja modal Rp708,60 miliar, belanja tidak terduga Rp35 miliar dan belanja transfer sekitar Rp932,64 miliar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan penyusunan anggaran 2027 mempertimbangkan kondisi ekonomi, kebijakan nasional serta arah pembangunan daerah. Dengan ruang fiskal yang terbatas, pemerintah melakukan seleksi terhadap program yang dinilai menjadi prioritas.
“Dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, kita berupaya agar anggaran yang terbatas tersebut dialokasikan secara tepat,” kata Mahyeldi.
Pemprov Sumbar menargetkan pertumbuhan ekonomi 2027 mencapai 6,9 persen, dengan tingkat kemiskinan turun menjadi 4,64 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,23 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 78,04.
Target tersebut dituangkan dalam tema pembangunan 2027, yakni “Akselerasi Transformasi Ekonomi, Inklusi Sosial, dan Ketahanan Pangan.”
Delapan prioritas pembangunan yang disiapkan mencakup pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas kesehatan, penguatan pangan dan ekonomi berkelanjutan, pengembangan nagari sebagai basis kemajuan, serta penguatan posisi Sumbar sebagai pusat perdagangan dan bisnis di kawasan Sumatera bagian barat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





