PADANG (SumbarFokus)
Migrant Center Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi tujuan benchmarking Vocational Migrant Corner Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) dalam upaya memperkuat layanan dan pendampingan calon pekerja migran Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 20 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di pasar kerja global.
Rombongan Universitas Diponegoro yang dipimpin Dr. Ida Hayu Dwimawanti disambut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional UNP Deski Berri, Kepala UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNP Efni Cerya, tim Migrant Center UNP, serta Wakil Dekan Bidang KASAU Fakultas Teknik dan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan.
Dalam kesempatan itu, Deski Berri menjelaskan bahwa Migrant Center UNP merupakan unit layanan yang relatif baru dengan masa operasional sekitar satu tahun dan berada di bawah koordinasi UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNP.
Meski masih tergolong muda, kata dia, Migrant Center UNP terus diarahkan menjadi pusat layanan yang mampu memberikan kontribusi dalam penyiapan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, terlindungi, dan berdaya saing.
Sementara itu, Efni Cerya menjelaskan bahwa Migrant Center UNP telah melaksanakan sejumlah program peningkatan kapasitas bagi calon pekerja migran Indonesia, yakni pelatihan bahasa Jepang, pelatihan hospitality, dan pelatihan bahasa Inggris.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





