Pemko Pariaman Mulai Realisasikan Perbaikan 461 Rumah Tidak Layak Huni

PARIAMAN (SumbarFokus)

Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mulai merealisasikan perbaikan sebanyak 461 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemko Pariaman dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih sehat, aman, dan layak huni.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad saat meninjau salah satu rumah penerima bantuan bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, di Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Selatan, Senin (25/5/2026).

Yota menjelaskan, perbaikan ratusan RTLH tersebut dapat direalisasikan berkat kolaborasi antara Pemko Pariaman, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, serta dukungan dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPR RI Asrizal Aziz.

Bacaan Lainnya

“Perbaikan 461 unit RTLH ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menghadirkan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sinergi antara pemerintah daerah, program kementerian melalui BSPS, dan dukungan Pokir DPR RI menjadi kunci percepatan program ini,” ujar Yota.

Dia menjelaskan, program BSPS mengedepankan sistem swadaya masyarakat dengan bantuan yang difokuskan untuk pembelian material bangunan dan sebagian biaya tenaga kerja. Penerima bantuan merupakan warga yang diusulkan oleh desa dan kelurahan yang memenuhi persyaratan, memiliki lahan yang sah, dan masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurutnya, seluruh proses renovasi didampingi oleh fasilitator teknis untuk memastikan bangunan yang diperbaiki memenuhi standar keamanan, termasuk konstruksi tahan gempa.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait